Oleh : Drs. Solihin
“Wanita tak lebih dari seorang budak bahkan lebih buruk dari budak.Laki-laki tidak hanya menginginkan wanita sebagai budak biasa tapi budak yang terbaik yang dapat melayani majikannya sesuai dengan kemauannya”
(Jhon Stuart Mill,in “The Subjection of Woman”.)
“Ibu kita kaltini,putli sejati,putli indonetia,alum namanya”.Hanya sepenggal itulah yang dapat dinyanyikan oleh si bungsuku disuatu sore sehabis melihat iklan peringatan Hari kartini di Televisi.lalu serta merta dia bertanya kepada Mamanya,”Ma’,bu kaltini itu siapa ma ? ,lumahnya dimana si ma ? olangnya baik ya? Pertanyaan-pertanyaan polos itu terus saja meluncur tanpa menunggu jawaban sang Mama. Sang mamapun kelimpungan menjawabnya.
Lanjut membaca
