Dari Redaksi

Penerbitan Koran Ibu “ Dila Mengas” Edisi pertama mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakat maupun pemerintah daerah. Nama koran “ Dila Mengas “ berasal dari bahasa sumbawa yang artinya ; Dila = suluh, dian, lampu yang terbuat dari buah jarak pagar direkatkan pada sebatang lidi dari kayu atau bambu yang digunakan pada jaman dahulu dan mengas= terang benderang , jadi kata dila mengas berarti sebagai penerang dalam kegelapan. Dalam penerbitan koran edisi ke 2 ini, ibu yang dibelajarkan menceritakan sendiri beirita yang ingin ditulisnya, kata mereka lebih mudah bercerita dan cepat dari pada menulis apalagi tulisan kami besar-besar,Maka redaksi mengikuti kehendak mereka, dan langsung meyalin cerita mereka ke komputer. Dalam penulisan nara sumber memberikan gambaran tentang isi berita ke warga belajar sehingga mereka dengan bahasa sendiri menceritakan berita mereka dalam bahasa Indonesia. Untuk pengambilan foto mereka mengajak redaksi ke tempat mereka.Dan warga belajar yang ementukan sendiri fotnya.

5 pemikiran pada “Dari Redaksi

  1. Terima kasih, Redaksi Koran Ibu “ Dila Mengas.” Saya sangat berbahagia dan belajar banyak dari blog http://koranibu.wordpress.com. Sungguh sangat inspiratif dan menjadi penerang dalam kegelapan, sebagaimana yang kita usahakan selama ini. Saya sudah memasang blog Dila Mengas untuk blog saya. Kabar selanjutnya sangat saya nantikan dengan berbangga hati. Salam dari Jogja

  2. Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Salut atas upaya penerbitan Koran Ibu Dila Mengas. Apakah ada versi cetak, atau paling tidak koran dindingnya ? Kalau belum, alangkah baiknya dilengkapi karena tidak semua klien yang difasilitasi bisa mengakses internet. Program yang sama kami lakukan di Lombok Timur dalam bentuk telecenter di Kelayu Selatan. Kalau butuh buku-buku tentang telecenter bisa saya kirimkan. Maju terus dan sukses …

    • sudah terbit dan dicetak 2 x masing-masing 500 exp. dan diedarkan kepada ibu-ibu yang telah menyelesaikan pendidikan keaksaraan. dan dalam penerbitannya berita-berita dan apapun isi koran ditulis oleh ibu-ibu sendiri, dengan cara bercerita atau menulis di kertas kerja, kami sebagai mentor hanya mengedit sedikit dari itu.

  3. wah… salute Bu! semoga kebersamaan dan semangat terus menghangat dan menjadi energi tak kunjung padam =) Kunjungi ya blog saya dan website yang saya sunting yppti.org

    Salam dari Jogja dan Jakarta +D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s