Pendataan Lembaga tahun 2014


Originally posted on MANDIRI NEWS:

Sahabat ,
Para pengelola lembaga non formal khususnya PKBM , menurut petugas pendataan yang ada di masing-masing kabupaten/kota yang telah mengikuti bintek pendataan PKBM tahun 2014 di makasar bahwa pendataan PKBM beserta permohonan nilem PKBM tahun 2014 harus menghubungi petugas di dbidang PAUDNI/PNFI dikantor dinas Pendidikan masing-masing.Beserta ini saya coba lampirkan format pendataan untuk wilayah kabupaten Sumbawa propinsi Nusa Tenggara barat, sebagai referensi sahabat semua.silakan unduh di sini:

Buku_Isian_Data_PKBM_2014_5204_(NamaLembaga) (version 2)

View original

1.000 Guru untuk Bangun Minat Siswa pada TIK


JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 1.000 guru akan dilatih untuk mempersiapkan 50.000 siswa di sekolah menengah yang ada di seluruh Indonesia agar sukses berkarier sebagai praktisi teknologi dan informasi yang handal. Ini diharapkan bisa menjadi jawaban bagi kebutuhan lokal terhadap tenaga kerja teknologi yang terampil.

“50.000 siswa ini tersebar di 500 sekolah yang menjadi tahap awal sasaran program ini. Harapannya sekolah-sekolah ini dapat menjadi sekolah inti yang kemudian menarik sekolah lainnya,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad, di Gedung D Lantai 3 Kemdikbud, Jakarta, Jumat (30/11/2012).

Pelatihan ini termasuk dalam program yang disepakati Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan PT Oracle Indonesia melalui nota kesepahaman (MoU) untuk menerapkan Kurikulum Pengenalan Ilmu Komputer Oracle Academy di 500 sekolah. Menurut Hamid, seiring dengan perkembangan zaman, penting bagi Indonesia untuk mempersiapkan generasi yang siap menjawab tantangan global melalui teknologi, informasi dan komunikasi.

“Ini salah satu langkah yang kami ambil untuk mendorong pengetahuan dan minat siswa pada ilmu komputer dan teknologi,” tambahnya.

Untuk penyebarannya, Hamid masih akan membahas dengan pihak-pihak terkait sehingga belum diketahui berapa jumlah SMA dan SMK yang akan dijadikan sekolah inti dari 500 sekolah yang disasar program ini.

“Segera akan dibahas untuk jumlah SMA dan SMK yang akan dituju dari kuota 500 sekolah ini,” tandasnya.

Editor :Caroline Damanik
Sumber : http:\\kompas.com


Originally posted on MANDIRI NEWS:

Bertempat di Hotel Grand Pasundan Bandung semalam, tanggal 21 Februari 2012, Dirjen PAUDNI, Ibu Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, P.Si membuka acara Bimbingan Teknis Bagi Pengelola Kursus dan Pelatihan yang direncanakan akan dilaksanakan dari mulai tanggal 21-23 Februari 2012. acara ini dihadiri oleh Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan, seluruh jajaran eselon 3 dan 4 di lingkungan Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Kepala Bidang PNDI Dinas Pendidikan Kota Bandung, Dinas Pendidikan Kabupaten/kota terpilih, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), dan Rumah Pintar.

View original 185 more words


Originally posted on MANDIRI NEWS:

Laporan Keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (Ditjen PAUDNI) dinilai sudah relatif baik. Meski demikian upaya pengawasan masih harus lebih ditingkatkan. Demikian dikatakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Haryono Umar di Bandung, Senin (13/2).

“Pengawasan yang baik adalah melakukan pencegahan sebelum kesalahan dilakukan,” ujar Haryono. Ia juga menyatakan Ditjen PAUDNI harus lebih mencermati hal-hal mendetail dalam upaya pertanggungjawaban pelaksanaan program, terutama pemberian bantuan.

Haryono mengungkapkan salah satu permasalahan klasik pemberian bantuan adalah pencairan dana bantuan di akhir tahun secara besar-besaran. Akibatnya, penyaluran dana tidak bisa diselesaikan sesuai tahun anggaran.

Selain tu, ketidakcermatan dalam menganalisa proposal juga tidak jarang membuat ketidaksesuaian antara pengajuan proposal dengan bantuan yang diterima.

Tangung Jawab Individu

Haryono meminta kepada seluruh individu untuk senantiasa menghindari hal-hal yang dapat merugikan negara. Ia mengingatkan, bila itu terjadi maka tanggung jawab berada di tangan individu, bukan organisasi. Ini merupakan konsekuensi tindakan…

View original 53 more words